Ukuran Payudaraku Berubah! Normalkah Ini?

oleh Sesy Widya Pakpahanbullet
Bagikan artikel ini
Ditinjau oleh dr. Zamzam, dr. Koh Hau-Tek & Puspa W. Cahyono
Ukuran Payudaraku Berubah! Normalkah Ini?
Ukuran Payudaraku Berubah! Normalkah Ini?

Pamela Peeke, penulis buku Body-for-Life for Women mengatakan, “Mengenali kondisi payudara akan membuat kita merasakan ketika ada sesuatu yang berbeda.” Payudara mengalami perubahan saat menstruasi, hamil, menyusui, pubertas, dan menopause. Tapi, adakah perubahan normal lainnya di luar waktu-waktu ini? Kapan harus ke dokter?

Payudara itu unik. Tidak ada yang memiliki payudara persis sama. Bahkan, payudara kanan dan kiri bisa berbeda. Kondisi ini normal. 

Namun, bagaimana saat mendapati ada benjolan di payudara? Panik, bukan? Hal pertama yang terlintas adalah kanker. Tenang. Waspada memang perlu, tapi kita pelajari dulu penyebabnya, yuk!


Bagian dari payudara?


Payudara terdiri dari tiga bagian, yaitu

  • Badan payudara. Bagian melingkar yang mengalami pembesaran. Terdiri dari kumpulan jaringan lemak.
  • Areola. Kulit melingkar berwarna gelap yang mengelilingi puting susu. 
  • Puting susu, berada di tengah areola.

Ciri payudara sehat dan normal



Payudara sehat dan normal memiliki ciri-ciri:


1. Tidak ada perubahan tampilan atau bentuk

Payudara memiliki tampilan dan tekstur sama. Hanya, ukurannya dapat mengalami perubahan karena faktor hormonal. 


Ukuran payudara kanan-kiri bisa berbeda. Termasuk puting dan areola. Puting sebagian besar perempuan menonjol. Sebagian lain, masuk ke dalam (inverted nipple). 


Payudara sehat tidak menunjukkan adanya benjolan. 


2. Tidak keluar cairan

Cairan yang keluar dari puting dikatakan normal saat hamil, menyusui, atau baru melahirkan. Namun, di luar kondisi-kondisi itu, payudara tidak mengeluarkan cairan apa pun. 


3. Tidak terasa sakit atau nyeri

Nyeri di payudara adalah hal umum. Bukan sesuatu yang menakutkan. Lauren M. DeStefano, Ahli Onkologi Bedah Payudara, mengatakan bahwa nyeri pada payudara bisa terjadi karena faktor hormonal atau penggunaan bra yang tidak tepat.


4. Adanya rambut halus di sekitar areola

Anda mungkin menemukan rambut-rambut halus di sekitar areola. Jangan khawatir. Ini juga hal normal. 


5. Tidak ada pembengkakan di ketiak

Untuk mengetahui kesehatan payudara, penting untuk memeriksa ketiak. Terutama ketiak bagian bawah. Beberapa jaringan payudara terhubung dengan ketiak. Pada payudara sehat tidak ditemukan pembengkakan atau benjolan pada ketiak. 


6. Tidak memiliki suhu berbeda

Payudara sehat memiliki suhu yang sama dengan bagian tubuh lain. 


7. Tidak ada perubahan warna

Payudara sehat tidak menunjukkan perubahan warna pada kulit, seperti gatal, ruam, bersisik, kemerahan, atau bengkak. 


Warna puting dan areola yang dimiliki tiap orang juga berbeda. Misalnya, puting berwarna merah muda atau hitam kecokelatan. Tergantung warna kulit Anda. Warna areola biasanya sama dengan warna puting.


Penyebab payudara tidak sama


Anda mungkin khawatir saat memperhatikan ukuran payudara berbeda. Kok ini bisa terjadi?



Payudara akan mengalami perubahan saat menstruasi, hamil, menyusui, pubertas, dan menopause. Misalnya, saat menstruasi. Payudara membesar karena meningkatnya hormon estrogen sebelum menstruasi. 


Saat hamil, payudara membesar karena tubuh bersiap menuju fase menyusui. Payudara pun akan mengendur seiring bertambahnya usia. 

Ingat, ya, payudara juga terdiri dari jaringan lemak. Payudara turut berubah saat Anda mengalami penurunan atau kenaikan berat badan.


Bentuk payudara dipengaruhi oleh faktor genetika atau keturunan. Gen memengaruhi kepadatan, jaringan, dan ukuran payudara. Tentu. Hal ini yang membedakan payudara satu orang dengan yang lain. Selain itu, orang yang aktif berolahraga memiliki payudara lebih kencang. 


Lalu, kapan harus ke dokter?



Segera kunjungi dokter jika Anda merasakan hal-hal berikut pada payudara Anda:

  • rasa sakit atau nyeri tak tertahankan;
  • kemerahan atau memar yang tidak dapat dijelaskan;
  • darah, nanah, atau cairan “aneh” lain yang keluar dari puting;
  • adanya benjolan atau pembengkakan pada payudara atau ketiak
  • terasa panas dan gatal;
  • kulit kering, pecah-pecah, atau menebal (seperti kulit jeruk) di sekitar puting;
  • puting tiba-tiba terbalik, mendatar, tertarik, atau mengarah ke dalam. 

Menjaga kesehatan payudara


Tidak ada kata terlambat untuk menjaga kesehatan payudara. Berapa pun usia Anda, menjaga payudara itu penting.



Mulailah dengan pola makan sehat. Perhatikan berat tubuh. Perempuan dengan indeks massa tubuh (BMI) 30 atau lebih tinggi cenderung berisiko terkena kanker payudara. Makanlah buah dan sayur, seperti brokoli, kol, kangkung, dan semangka.


Lakukan olahraga ringan setidaknya 30 menit setiap hari atau 150 menit setiap minggu. Jika merokok, hentikan kebiasaan tersebut. Batasi konsumsi alkohol dan soda. Sebaliknya, targetkan diri Anda untuk minum 2—3 liter air putih tiap hari. Atau sesuaikan dengan aktivitas.


Vitamin D dapat mencegah kanker payudara. Sumber vitamin D terbaik adalah matahari. Selain mengonsumsi makanan tinggi vitamin D, dapatkan paparan sinar matahari. Berjemur, misalnya. Jangan lupa, oleskan sunscreen, ya. Supaya terhindar dari masalah kulit.


Masalah payudara juga dapat disebabkan pemakaian bra yang tidak tepat. Kenakanlah bra yang sesuai payudara Anda. Pilih bahan yang nyaman. Jangan lupa, payudara dapat mengalami perubahan. Cek ukuran payudara berkala agar bisa menentukan ukuran bra yang tepat. 


Waspadalah jika memiliki keluarga terdekat (ibu, saudara perempuan, nenek, bibi) dengan riwayat kanker payudara. Pertimbangkan tes genetik untuk mengetahui ada atau tidaknya gen yang memicu kanker.


Lakukan pemeriksaan berkala. Kementerian Kesehatan RI menganjurkan untuk menerapkan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS (Periksa Payudara Klinis). Lakukan kedua hal ini setiap bulan pada hari ke-7—10 sejak hari pertama menstruasi.


Kenali payudara Anda lebih dulu. Jika Anda mencurigai sesuatu, segera temui dokter.


ReferensiCleveland Clinic. Diakses pada 2023. Breast Anatomy. Health Central. Diakses pada 2023. 6 Signs That You Have Healthy Breasts. Healthline. Diakses pada 2023. What Are The Common Breast Shapes? Sehat Negeriku. Kementrian Kesehatan RI. Diakses pada 2023. Cegah Kanker Payudara dengan Sadari dan Sadanis. The Womens. Diakses pada 2023. Normal Changes in Your Breast. WebMD. Diakses pada 2023. Your Breast: What’s Normal and What’s Not. WebMD. Diakses pada 2023. How to Healthy Breast for Life.