Mengapa Kaki Kram Saat Tidur?

oleh Kristihandaribullet
Bagikan artikel ini
Ditinjau oleh dr. Koh Hau-Tek
Mengapa Kaki Kram Saat Tidur?
Mengapa Kaki Kram Saat Tidur?

Anda sedang tidur nyenyak. Tiba-tiba, otot kaki terasa tegang. Sakit. Hingga Anda ingin berteriak. Jangan panik! Relaks. Peregangan otot akan membantu mengatasinya.

Tubuh kita memiliki lebih dari 600 otot. Setiap jenis otot memiliki fungsi, seperti melakukan gerakan tubuh, mengatur postur tubuh, menjaga keseimbangan, mendukung peredaran darah, membantu pernapasan, dan mendukung pencernaan.


Otot kaki merupakan salah satu otot yang sering mengalami masalah. Pernahkah Anda mengalami kram kaki? Nah, kram kaki atau kejang otot pada kaki memengaruhi otot betis yang membentang di bagian belakang setiap kaki dari pergelangan kaki hingga lutut. Kadang-kadang, kram juga memengaruhi otot bagian depan dan belakang paha. Karena itulah, saat mengalami kram kaki, Anda kesulitan menggerakkan kaki karena rasa sakit dan nyeri yang ditimbulkan.


Kram kaki kerap terjadi pada malam hari. Sering mengalami kram kaki akan mengakibatkan kaki cepat lelah dan kesemutan. Kram kaki dapat memengaruhi aliran darah ke jantung dan menyebabkan varises. Jika dibiarkan, pembuluh darah vena bisa pecah atau terjadi pembekuan darah.


Jika mengalaminya, Anda tak perlu panik. Otot akan mengendur dengan sendirinya dalam waktu kurang dari 10 menit. Namun, mungkin sehari setelahnya Anda masih bisa merasakan sisa-sisa sakit atau nyeri. Parasetamol atau ibuprofen dapat menjadi alternatif untuk meredakannya. 


Apa sih penyebabnya? Tak ada yang tahu pasti. Kram kaki ini bersifat idiopatik (tak diketahui penyebabnya). Lebih sering terjadi pada perempuan atau orang dewasa.


Namun, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko, seperti


  1. Terlalu lama duduk. Otot perlu digerakkan secara teratur agar berfungsi baik. Duduk terlalu lama membuat kaki lebih rentan mengalami kram. Posisi duduk dengan menyilangkan kaki atau menjinjitkan ujung jari terlalu lama mempersingkat otot betis. Hal ini memicu kram.

  2. Kelelahan otot karena terlalu banyak berolahraga. Hal ini karena otot bekerja keras.
     
  3. Berdiri terlalu lama. Kondisi ini juga memicu terjadinya kram kaki pada malam hari.

  4. Mengonsumsi obat-obatan untuk diabetes, hipertensi, saraf, dan depresi sering mengakibatkan terjadinya kram kaki.
     

Kondisi lain yang meningkatkan terjadinya kram kaki, antara lain:

  • kehamilan
  • masalah struktural, seperti kaki datar atau stenosis tulang belakang
  • gangguan neurologis, seperti penyakit neuron motorik atau neuropati perifer
  • gangguan neurodegeneratif, seperti penyakit Parkinson
  • gangguan muskuloskeletal, seperti osteoartritis
  • kondisi hati, ginjal, dan tiroid
  • gangguan metabolisme, seperti diabetes
  • kondisi kardiovaskular, seperti penyakit jantung atau penyakit pembuluh darah perifer
  • obat-obatan, seperti statin dan diuretik.

Tips mencegah dan menyembuhkan


Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar tidak terlalu sering mengalami kram kaki. 


Berikut tips terbaik untuk menghilangkan kram kaki pada malam hari:


1. Mengonsumsi lebih banyak kalsium



Tambahkan makanan dengan kandungan magnesium tinggi, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian pada menu diet Anda. Atau, konsumsilah suplemen magnesium. Jika sedang hamil, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu.


2. Melakukan peregangan



Meregangkan kaki secara teratur membantu mengendurkan otot. Otot yang relaks membantu mencegah kram kaki. Saat Anda mengalaminya, peregangan ringan dapat meredakan nyeri dengan cepat. Melenturkan otot kaki dan kaki bagian bawah setelah kram kaki sering kali efektif menghilangkan rasa sakit.


3. Pijat



Jika mengalami kram kaki pada malam hari, pijatlah dengan lembut bagian yang sakit dengan ibu jari. Cara ini relatif cepat dan efektif mengendurkan otot yang tegang.


4. Menggunakan pemanas



Cara ini mudah dan sederhana. Anda hanya perlu menghangatkan area kaki yang mengalami kram dengan bantalan pemanas, botol air panas, atau handuk panas. Suhu panas baik untuk meningkatkan relaksasi otot. Mandi air hangat juga membantu mengatasi kram parah atau berkepanjangan.


5. Tetap terhidrasi



Dehidrasi dapat menyebabkan kram otot dan memengaruhi aktivitas otot. Tubuh yang terhidrasi akan berfungsi lebih baik dalam banyak hal, termasuk kesehatan otot. Jika sering mengalami kram kaki di malam hari, minumlah lebih banyak cairan sebelum tidur.


6. Menyesuaikan posisi tidur



Terkadang, posisi tubuh atau kaki yang salah dapat menyebabkan kram kaki. Tidur dengan kaki mengarah ke bawah bisa sangat bermasalah jika menyangkut kram kaki. Jika sering mengalami kram kaki pada malam hari, tidurlah telentang dan ganjal lutut dengan bantal.


Jika sering mengalami kram kaki pada malam hari, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter. Diagnosis yang baik dapat mengurangi ketidaknyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

ReferensiHealthline. Diakses pada 2023. Leg Cramps at Night: Causes, Treatment, Prevention. Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Night Leg Cramps Causes. South Valley Vascular. Diakses pada 2023. 6 Tips for Getting Rid of Leg Cramps at Night.